The Thinker

Orang Kaya

Orang kaya mungkin tidak berpengaruh terhadap kenaikan BBM, tapi ketika saya lihat wacana PBB tentang standar upah layak… ternyata cuman pejabat, eksekutif perusahaan dan pemilik saham yang pantas disebut kaya, selain itu miskin!

Lalu berapakah gaji yang tepat untuk orang Indonesia?

Hampir kebanyakan orang mengatakan bahwa gaji dengan rata-rata xxx sudah cukup untuk hidup sebulan, akibatnya banyak orang menerima standar gaji yang telah ditetapkan dengan membandingkan dengan beberapa sebab dan daripada daripada daripada menganggur!

Bandingkan gaji Anda:

1) Anda sanggup menyimpan uang untuk hidup dimasa tua Rp. 100.000,-/bulan. Dana ini akan digunakan kelak untuk kebutuhan sehari-hari Anda ketika sudah pensiun nantinya.

2) Anda sanggup menyimpan uang untuk biaya haji Rp. 150.000,-/bulan (setelah mencapai jumlah yang cukup poin ini dapat disingkirkan)

3) Anda sanggup menyimpan uang kesehatan Rp. 100.000,-/bulan. Ketika Anda tua kesehatan akan terus menurun, tentunya Anda membutuhkan fasilitas kesehatan yang lebih baik bukan?

4) Anda sanggup menyimpan uang untuk pendidikan anak-anak Anda untuk menempuh jenjang yang lebih tinggi Rp. 100.000,-/bulan/anak

5) Tabungan lainnya Rp. 100.000,-/bulan

Sementara kebutuhan nyata dalam setiap bulannya:

1) Bayar bermacam-macam tagihan seperti listrik, air, pulsa, internet

2) Membayar SPP sekolah anak

3) Kebutuhan hidup sehari-hari, makan, transport

4) Hiburan

5) Tagihan tambahan : sewa rumah, cicilan rumah, mobil dan perabot lainnya.

6) Kebutuhan tambahan yang tidak terduga

Jadi bisa dibayangkan bila saja gaji buruh berkisar 2 jutaan maka pertanyaannya adalah apakah mereka dapat hidup layak? Banyak orang bilang bahwa kebutuhan itu sangat tergantung dari kebutuhan masing-masing, baiklah -silahkan dibuang poin-poin tertentu yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan Anda, lalu bagaimana bila orang dengan pendapatan dibawah itu? Layakkah hidup mereka?

Bersyukur adalah kunci dari semua itu, tapi bukan berarti bahwa Anda tidak peduli dengan kehidupan sekeliling Anda, so,… tentunya bila Anda peduli dengan ini, tidak perlu toh memamerkan kekayaan atau sesuatu yang Anda miliki di kehidupan nyata dan jejaring sosial. Sesungguhnya hanya Allah yang tahu harta yang Anda peroleh itu diridhai atau tidak. :)

 

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website Pikirdong. Pernah mengajar mata kuliah Psikologi Pendidikan di STAIN Malikussaleh, kini bekerja lepas sebagai desainer dan photographer

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of