Our Blog

وَلاَ يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىَ يَرُدُّوكُمْ عَن دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُواْ وَمَن يَرْتَدِدْ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُوْلَـئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَأُوْلَـئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“ Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. “ ( Qs Al Baqarah : 217)

Hari ini saya membaca sebuah berita Lukman Sardi Pindah Agama ke Kristen, bagi saya pribadi berita seperti ini tidaklah mengejutkan, karena sesungguhnya hidayah itu diberikan oleh Allah SWT dan Allah jua yang dapat membolak-balik iman seseorang, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

 

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ٨:٥٦

 

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. [Al Qashash/28 : 56]

Maka, tidak ada kekuatan apapun, kecerdasan apapun dari seseorang untuk dapat mengubah iman seseorang kecuali Allah SWT telah membukan hati dan pintu hidayah bagi seseorang begitu juga sebaliknya. Akan tetapi hidayah juga tidak datang dengan sendirinya bila orang-orang tersebut tidak belajar atau mendekatkan dirinya dengan kebenaran yang hakiki. Kasus anak dari alharhum Idris Sardi mengingatkan saya tentang perkawinan beda agama yang ternyata dilakukan oleh Lukman sendiri hingga berbuntut pada kepindahan agama pada tahap selanjutnya. Inilah membuat saya ingin menulis catatan pribadi ini, karena masa lalu ini pernah saya lalui beberapa tahun silam, saya ingin menulisnya kembali untuk mengingatkan saya bahwa masa-masa sulit seperti itu sudah kami lalui bersama istri saya yang cintai saat ini dalam naungan Islam. Semoga Allah terus memberikan hidayah menguatkan iman kita bersama selamanya.

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ

 

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi hidayah kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki”. [Al Qashash/28 : 56].

Sebenarnya telah lama saya berniat ingin menuliskan tentang ini semua, semua dalam blog pribadi ini, tentang Pencarian Tuhan, surat-surat perdebatan antara kami berdua beberapa tahun lalu ditemukan secara tidak sengaja dalam laci bawah tanah, hahaha. akan tetapi karena pertimbangan pelbagai sebab, aspek dan pertimbangan keluarga istri, dan sebagainya membuat tulisan ini terus tertunda,  saya juga tidak menyakiti keluarga besar istriku, saya menghormati dan menyayangi mereka, semoga Alllah memberikan hidayah kepada mereka. Namun keinginan saya menulis ini tidaklah bermaksud menyentuh nilai-nilai spiritual mereka, seperti yang disebutkan pada ayat diatas, bukan saya, bukan juga kamu, melainkan semata karena Allah SWT.

 

—————————

Hidayah Milik Allah. Link

Lukman Sardi Pindah Agama ke Kristen. Link

sayed

So, what do you think ?

%d bloggers like this: