Curhat

Menggugat Negara dengan Keluhan

Beberapa tahun silam saya pernah membaca sebuah berita seorang nenek mengeluh karena tidak adanya kursi taman  kota (city park) yang nyaman di kota itu. Tidak hanya itu Beliau juga mengeluh jauhnya WC umum dari taman, ia merasa kesulitan untuk menjangkau jaraknya yang terlalu jauh membandingkan usianya yang tidak lagi muda. Keluhan tersebut disampaikan pada penjaga taman.

Apakah keluhan sang nenek tersebut di dengarkan oleh pemerintah setempat? Toh, keluhan ini hanya disampaikan oleh 1 orang warga dan sudah tua lagi. Mungkin, tidak lama lagi juga sang nenek tersebut akan meninggal, hingga dapat dianggap tidak ada keluhan dalam pengelolaan taman kota di salah satu kota terpencil di Inggris itu.

Namun, ternyata keluhan sang nenek dipenuhi seminggu kemudian, pemerintah kota menyediakan kursi-kursi yang lebih banyak lagi di tiap sudut taman dan tentunya juga beberapa wc umum portable yang bersih.

Apa yang ingin saya ceritakan disini? Apakah tentang Toilet umum yang canggih seperti yang ada di Jepang? Bukan! Keluhan!

Kita dilarang untuk mengeluh, karena mengeluh itu tidak baik dan bukan ucap rasa syukur, demikian saya dengar dari beberapa orang. Benarkah demikian?

Laper… besok nyambung lagi deh… namanya juga curhat, mesti sabar kalo udah ngikuti, hehehhehe

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website Pikirdong. Pernah mengajar mata kuliah Psikologi Pendidikan di STAIN Malikussaleh, kini bekerja lepas sebagai desainer dan photographer

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of