Celoteh

Beramai-ramai Korupsi Uang Negara

Miskin moralitas, mereka sudah tidak malu lagi mencuri uang negara, harta kekayaan milik rakyat yang diperas dengan nama pajak. Para koruptor bersembunyi dibalik mafia hukum dan pejabat-pejabat sebagai pemimpin terciprat uang-uang haram, tidak malukah lagi? Sejak adanya KPK diduga ada 37.000 laporan penyalahgunaan uang negara, rasanya hal ini tidak akan pernah kita dengar sebelum anak haram ini dilahirkan. Lucunya lagi, beberapa ormas muncul bak pahlawan kesiangan berteriak untuk menutup kasus “kriminalisasi” ini  dan meminta membubarkan KPK dengan alasan menyelamatkan bangsa. Ironis memang bila lagi-lagi keadilan di negeri ini seperti dongeng penghantar tidur, kita sudah tidak tahu lagi mana yang benar dan mana yang salah, tak heran bila pemimpin-pemimpin seperti ini diharamkan untuk dipilih! Maaf bung, nasionalisme bukan berarti kita membanggakan bambu runcing dapat mengusir penjajahan dulunya, abad modern saat ini nasionalisme berarti melawan kebodohan dan meningkatkan kemakmuran bangsa.

Sebuah catatan di tahun 2009

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website Pikirdong. Pernah mengajar mata kuliah Psikologi Pendidikan di STAIN Malikussaleh, kini bekerja lepas sebagai desainer dan photographer

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of